Ciri-Ciri Purging akan Berakhir dan Cara Mengatasi Kulit Saat Purging

ciri ciri purging akan berakhir

Share This Post

Banyak istilah kecantikan untuk menggambarkan kondisi kulit. Contohnya bintik merah kecil seperti jerawat dan bruntusan setelah percobaan skincare atau kosmetik baru. Istilahnya bernama purging yang bisa mengganggu penampilan wajah. Namun kamu tidak perlu khawatir, artikel ini akan menjelaskan apa saja ciri-ciri purging akan berakhir.

Apa Itu Purging di Wajah?

Purging merupakan sebuah reaksi dari kulit setelah pemakaian produk perawatan yang berasal dari bahan aktif tertentu dan akan memicu pergantian sel kulit baru. Jika kamu mengalami purging, maka pergantian sel kulit semakin cepat dan memicu terjadinya regenerasi sel kulit mati menjadi kulit baru yang lebih sehat.

Contoh bahan produk perawatan kulit wajah yang menyebabkan purging yaitu retinoid, AHA, BHA, atau produk lain seperti scrub dan peeling. Banyak orang yang merasa cemas saat mengalami purging, sehingga menyimpulkan bahwa kulit tidak cocok dengan produk perawatan tersebut. 

Padahal gejala purging tidak selalu menjadi indikasi ketidakcocokan kulit wajah terhadap skincare atau kosmetik. Bisa saja bintik-bintik yang muncul menjadi tanda bahwa produk sedang bekerja untuk mengeksfoliasi kulit. Karena dalam dunia kecantikan, purging berasal dari kata purge yang artinya pembersihan.

Hal tersebut bisa terjadi saat kamu menggunakan produk dengan bahan aktif salicylic acid atau asam salisilat dan benzoil peroksida. Kedua bahan ini mampu membersihkan kulit hingga lapisan paling bawah.

Bahan kimia aktif tentu memiliki kemampuan penetrasi untuk mempercepat pertumbuhan sel kulit baru. Sebelum mengetahui ciri-ciri purging akan berakhir, sebaiknya kenali terlebih dahulu, apa saja tanda-tanda kulit mengalami purging.

Ciri-Ciri Purging di Wajah

Berikut ini tanda-tanda jika kulit kamu mengalami purging, antara lain: 

1. Kulit Mengelupas

Ciri paling mudah kamu kenali dari purging adalah jika kulit pada wajah mulai mengelupas. Hal ini terjadi karena proses pergantian sel kulit mati menjadi kulit yang baru. 

Lapisan kulit epidermis atau lapisan pertama yang mengelupas menjadi tanda bahwa kandungan produk sedang memberikan reaksi dan menunjukkan hasil reaksinya.

2. Muncul Kemerahan

Sebelum menunjukkan ciri-ciri purging akan berakhir, biasanya kondisi kulit wajah masih tampak kemerahan. Jika mengalami hal tersebut, kamu sebaiknya jangan panik, karena bisa jadi ini merupakan indikasi proses pembersihan sel kulit. 

Namun selama masa purging, kamu jangan menyentuh area kulit wajah dengan tangan. Terutama jika tangan kamu dalam kondisi kotor, karena hal ini bisa mengakibatkan kondisi kulit wajah lebih parah dan purging tidak segera membaik.

3. Timbul Jerawat dan Beruntusan

Tidak hanya kemerahan, pada umumnya purging juga muncul dalam bentuk jerawat atau bruntusan kecil-kecil yang tentunya mengganggu kenyamanan. Namun biasanya kondisi ini berlangsung tidak lama jika kamu bisa merawat wajah dengan benar. Jerawat biasa muncul pada area tertentu yang lebih berminyak.

Baca Juga : 3 Rekomendasi Serum Centella Asiatica untuk Hilangkan Jerawat

4. Terasa Gatal 

Meskipun tidak nyaman, munculnya rasa gatal pada kulit wajah masih tergolong ringan. Hal ini juga biasanya tidak berlangsung lama. Penyebab rasa gatal yaitu karena sel kulit sedang melawan sisa racun yang menempel pada kulit wajah.

5. Muncul Komedo Putih

Tidak hanya jerawat dan kemerahan saja, purging bisa muncul berupa komedo yang berwarna putih. Jerawat maupun komedo putih berasal dari produksi sebum terlalu banyak oleh kelenjar sebaceous. Hal ini mengakibatkan kelenjar bercampur dengan sel kulit mati dan terperangkap dalam pori-pori kulit wajah. 

6. Tidak Menyebabkan Iritasi

Purging dan iritasi adalah dua hal yang berbeda karena purging tidak akan memberikan reaksi perih atau sensasi terbakar. Sedangkan iritasi terjadi jika setelah pemakaian skincare kulit wajah kamu menjadi gatal, perih, panas seperti sensasi terbakar. 

7. Kulit Menjadi Lebih Bersih

Hasil dari reaksi purging akan membuat kulit wajah kamu menjadi lebih bersih dari sebelumnya. Kemudian masalah yang biasa timbul pada kulit akan semakin berkurang. Namun kamu harus sabar dan jangan khawatir jika ciri-ciri purging masih tergolong normal. 

Perbedaan Purging dan Jerawat

Sebelum mengetahui ciri-ciri purging akan berakhir, kenali terlebih dahulu perbedaan purging dan jerawat agar tidak salah langkah untuk melakukan perawatan. 

Banyak orang yang salah mengartikan purging dengan menyebutnya sebagai jerawat atau infeksi akibat penggunaan skincare tertentu. Padahal anggapan tersebut salah. Purging terjadi pada fase penyesuaian kulit dengan produk kecantikan baru yang kamu gunakan. 

Sehingga akan terjadi reaksi kulit terhadap bahan aktif dari produk tersebut sebagai bentuk proses pergantian sel kulit baru. Lalu mengapa purging bisa berbentuk jerawat? Perlu kamu ketahui bahwa purging akan muncul pada area kulit yang sering bermasalah, sehingga memang lebih rentan jerawatan. 

Sebelum wajah menunjukkan ciri-ciri purging akan berakhir, biasanya masih terdapat sisa kotoran yang bisa mengakibatkan jerawat hingga pengelupasan kulit. Namun setelah mengelupas, kulit wajah kamu akan tampak lebih bersih, sehat, dan bercahaya. 

Kemudian, jerawat yang bukan berasal dari purging umumnya diberi istilah breakout. Penyebab breakout adalah reaksi yang tidak cocok dengan bahan aktif skincare. Munculnya jerawat breakout ini juga terasa lebih perih, kemerahan, hingga alergi yang menyebabkan tersumbatnya pori-pori kulit wajah. 

Jerawat seringkali muncul pada bagian wajah yang tidak pernah berjerawat sebelumnya. Ukurannya pun umumnya lebih besar dari purging dan tentunya proses sembuhnya lebih lama.

Selain karena kandungan skincare, jerawat juga bisa terjadi akibat faktor hormonal, lingkungan, paparan polusi, bakteri, hingga kandungan minyak berlebih pada kulit. Oleh karena itu, kamu perlu mengenali jenis kulit wajah sebelum menggunakan produk skincare.

Baca Juga : Purging dan Breakout: Perbedaan dan Cara Mengatasinya

Ciri-Ciri Purging Akan Berakhir

Pada umumnya, purging terjadi selama 4 sampai 6 minggu tergantung jenis kulit dan bahan aktif dari produk perawatan wajah. Apabila prosesnya lebih lama, sebaiknya kamu perlu berkonsultasi dengan dokter spesialis kulit agar mendapatkan penanganan secara medis.

Ciri-ciri purging akan berakhir biasanya ditandai dengan menghilangnya warna kemerahan dan rasa gatal pada kulit, jerawat mulai sembuh, dan komedo putih mulai hilang. Kemudian akan muncul kulit baru yang lebih cerah, bersih dibandingkan dengan sebelumnya. 

Cara Mengatasi Purging dan Breakout

Beberapa rutinitas yang perlu kamu lakukan saat wajah mengalami purging maupun breakout adalah sebagai berikut :

1. Double Cleansing

Hal pertama yang wajib kamu lakukan saat kondisi kulit wajah dalam keadaan sehat maupun jerawatan adalah double cleansing. Kulit wajah yang bersih akan mencegah datangnya jamur, bakteri, maupun kotoran lain yang menempel pada kulit dan menimbulkan masalah. 

Rutinitas double cleansing ini sebaiknya kamu lakukan pada malam hari sebelum rangkaian skincare malam selanjutnya. 

Kamu cukup menggunakan kapas dan micellar water untuk membersihkan wajah dari sisa make-up dan kotoran setelah seharian beraktivitas. Setelah itu, cuci muka menggunakan face wash untuk hasil yang lebih maksimal.

2. Hindari Menyentuh atau Memencet Jerawat

Jika kamu ingin segera melihat ciri-ciri purging akan berakhir, hindarilah menyentuh atau bahkan sampai memencet jerawat pada wajah. Hal ini memang sudah menjadi kebiasaan banyak orang yang tidak tahan melihat jerawatnya dan ingin menghilangkannya dengan cara memencet. 

Padahal saat kamu memencet jerawat, jika tanganmu kotor, hal ini justru akan menularkan bakteri pada area kulit lain sehingga menimbulkan jerawat baru. Selain itu, jerawat yang hilang akibat kamu pencet, pasti bekasnya menjadi hitam dan sulit pudar. 

Purging akan berlangsung lebih lama jika kebiasaan memencet jerawat ini tidak kamu hentikan. Kamu perlu waspada juga jika sampai terjadi peradangan dan iritasi akibat tangan yang tidak steril membuat kotoran semakin menumpuk di kulit wajah.

3. Kurangi Makanan Berkarbohidrat Tinggi

Tidak hanya upaya pencegahan dari luar, tetapi kamu juga wajib merawat tubuh dari dalam. Salah satunya adalah dengan mengurangi konsumsi makanan atau minuman yang mengandung karbohidrat tinggi seperti nasi, susu full cream, roti, kue, dan lain sebagainya.

Makanan yang mengandung karbohidrat tinggi bisa meningkatkan risiko munculnya jerawat. Jika kamu sudah sering jerawatan dan terlalu banyak konsumsi karbohidrat, maka bisa saja jerawat akan semakin parah. 

4. Hindari Produk Skincare Comedogenic

Ciri-ciri purging akan berakhir jika kamu menghindari produk skincare yang mengandung comedogenic. Hal ini disebabkan karena kandungan comedogenic berbahan dasar minyak yang bisa menyumbat pori-pori pada kulit wajah. 

Oleh sebab itu, kamu harus berhati-hati ketika memilih produk perawatan wajah. Perhatikan ingredients dalam kemasan dan pilihlah label yang bertuliskan non comedogenic.

5. Tetap Lanjutkan Pemakaian Skincare

Saat kamu mengetahui bahwa terjadi purging pada wajah, maka sebaiknya jangan hentikan penggunaan skincare dan jangan menganggap bahwa skincare tidak cocok dengan jenis kulit.

Seperti yang sudah dijelaskan pada pembahasan sebelumnya bahwa purging adalah pertanda skincare yang sedang bekerja. Sehingga kamu tidak perlu khawatir dan harus tetap rutin memakainya selama 2-3 minggu untuk melihat hasil kulit yang lebih sehat dari sebelumnya.

Baca Juga : Bagaimana Kita Tahu Jika Kita Ketergantungan Skincare?

6. Jangan Terlalu Sering Menggunakan Make-Up Tebal

Saat wajah mengalami purging, tentu akan lebih sensitif terhadap kandungan bahan aktif. Sehingga jika kamu sampai salah memilih make-up, maka bisa memperburuk kondisi jerawat yang muncul. Sebaiknya gunakan make-up tipis saja untuk mempercepat proses pemulihan wajahmu.

7. Pilih Kandungan Skincare yang Soothing

Tujuan memilih kandungan soothing yaitu agar lebih cepat meredakan tanda-tanda iritasi dan mengurangi proses peradangan pada kulit wajah. Beberapa kandungan yang bisa kamu gunakan yaitu green tea, aloe vera extract, panthenol, chamomile, dan lainnya.

8. Gunakan Masker Wajah yang Tepat

Menggunakan masker wajah juga merupakan rutinitas yang perlu kamu lakukan minimal dua kali dalam 1 minggu. Sesuaikan penggunaan masker dengan kondisi kulit wajah kamu. Namun untuk hasil yang lebih maksimal, pilihlah masker yang berbentuk clay mask dengan kandungan lidah buaya yang bisa menenangkan kulit wajah.

Selain itu, lidah buaya juga terbukti ampuh untuk menyembuhkan kulit luka akibat peradangan atau jerawat. Namun kamu juga bisa memilih clay mask yang berbahan aktif lain agar sesuai dengan kondisi kulit wajah.

9. Rutin Gunakan Pelembab

Agar ciri-ciri purging akan berakhir segera kamu rasakan, jangan lupa untuk selalu menggunakan pelembab yang sesuai dengan jenis kulit masing-masing. Pelembab wajib kamu aplikasikan supaya kulit tetap terhidrasi dan tidak mudah kering hingga mengelupas.

10. Aplikasikan Sunscreen

Jika kamu memiliki jadwal kegiatan yang berada di luar ruangan, sebaiknya gunakan sunscreen  yang memiliki kandungan SPF minimal 30 untuk melindungi kulit dari paparan sinar matahari. Bahkan saat berada dalam ruangan pun, kamu juga masih perlu memakai sunscreen karena cahaya matahari bisa masuk ke dalam ruangan.

11. Gunakan Skincare secara Bertahap

Jika kamu baru saja memakai skincare baru yang berbahan aktif, maka sebaiknya gunakan secara bertahap. Misalnya pada minggu pertama, gunakan pada malam hari, kemudian minggu ke-2 gunakan selama 4 kali pada malam hari, dan seterusnya. 

Lakukanlah secara bertahap sampai kulit bisa beradaptasi terhadap produk baru tersebut. 

12. Menjaga Pola Makan dan Istirahat Cukup

Cara yang tidak kalah penting untuk mengatasi purging pada kulit wajah adalah dengan menjaga pola makan agar tetap teratur. Konsumsi makanan bergizi seperti sayur dan buah-buahan, kemudian kamu juga perlu mengurangi konsumsi gorengan agar tidak memperburuk kondisi jerawat.

Selain itu, rutinlah berolahraga minimal 2 kali dalam seminggu, kemudian kurangi begadang dan istirahat yang cukup.

Yuk Atasi Purging dengan Menjaga Kesehatan Kulit Wajah!

Itulah beberapa ciri-ciri purging, perbedaan purging dengan jerawat, kemudian ciri-ciri purging akan berakhir, serta cara menjaga kesehatan kulit wajah saat mengalami purging atau jerawatan.

Jangan lupa untuk selalu menjaga kesehatan kulit baik dari dalam maupun luar seperti berbagai cara di atas. Jika kamu tidak mengenali jenis kulitmu, maka sebaiknya rutin konsultasi ke dokter spesialis.

 

error: Content is protected !!